Senin, 29 Mei 2017

Awas Pencuri Bulan Ramadhan

⚠ *AWAS PENCURI BULAN RAMADHAN* 🌕

📺 *Televisi*

Ini merupakan pencuri yang berbahaya, yang bisa merusak puasa orang orang dan mengurangi pahala, seperti film sinetron dan iklan murahan.

🎡 *Pasar*

Ini juga merupakan pencuri spesial dalam menghabiskan uang dan waktu tanpa batas. Oleh karena itu tentukan belanjaanmu begitu pergi ke pasar.

🌑 *Begadang*

Pencuri yang mengambil waktu yang palimg berharga. Pencuri yang mengambil sholat tahajud dari seoramg hamba di sepertiga malam terakhir, dan mencuri kesempatan untuk istighfar serta taubat.

🍳 *Dapur*

Pencuri yang banyak mengambil waktu yang panjang untuk membuat beragam jenis masakan, berupa makanan dan minuman. Hampir-hampir semuanya tidaklah lewat di mulut, kecuali sejenak saja.

📱 *Handphone*

Sebagian orang hanya sekedar menjawab panggilan masuk. Bisa diserang dengan dosa berupa ghibah, namimah, dusta, memuji diri atau orang lain, membeberkan rahasai, berdebat tanpa ilmu, ikut campur urusan orang, dan sebagainya dari kesalahan-kesalaham mulut yang banyak yang juga merupakan majlis yang kosong dari dzikir.

💰 *Kikir*

Sedekah akan melindungimu dari neraka, dan sebaik-baik sedekah adalah di bulan Ramadhon; maka bersedekahlah secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.

🕌 *Majelis yang kosong dari mengingat Allah.*

Pencuri ini adalah yang mempersiapkan bagimu penyesalan di hari kiamat. Nabi shallaalhu alaihi wa sallam bersabda: _"Tidaklah suatu kaum bermajelis, tidak mengingat Allah dan tidak juga bersholawat kepada Nabi mereka kecuali mereka meninggalkan penyesalan. Bila Allah mau maka Allah akan menyiksa mereka, kalau hendah Allah mengampuninya."_

☝Adapun pencuri besar adalah *FACEBOOK* atau *WHATSAPP* apabila tidak digunakan dengan benar dalam kebaikan dalam menyambut tamu yang berharga ini (Ramadhon)
Aku wasiatkan diriku dan kelalaian untuk bersiap siap menyambut bulan mulai ini; kalaulah Anda mendapatinya pada tahun ini, maka belum tentu Anda dapatkan pada tahun yang akan datang.

✒ 👤 *Ustadz Zainal Abidin, Lc*

*Silahkan disebarkan. Semoga menjadi amal kebaikan bagi anda. Aamiin*

Artikel di atas saya dapat dari grup whatsapp PPALC Semarang.  Banyak sekali sharing yang bagus dan bermanfaat disana.  Makanya saya gak segan untuk mengumpulkannya dan resharing, supaya lebih banyak orang bisa membaca dan mempelajarinya.

Kamis, 25 Mei 2017

Tips Doa Mustajab

Sore itu langit mendung dan gerimis mulai turun. Fakta ini membuat hati saya makin berat melangkah ke kajian. Saat hari lain saya begitu bersemangat  'senin besok aku mau berangkat ngaji ah'. Begitu hari senin tiba saya selalu menemukan 1001 macam alasan untuk tidak datang.

Tapi Alhamdulillah saya sering lolos dari bisikan setan itu meski harus dengan memaksa dan menyeret diri saya sendiri. Ada satu hal yang menguatkan saya kekeuh berangkat kajian yang diadakan setiap senin malam oleh pesantren Doaqu di masjid hotel Grasia Semarang ini. Kajian Hikam yang dibawakan oleh ustad Riyad sang pimpinan pesantren, selalu menyajikan tema dan materi yang cespleng dan makjleb bagi saya. Apalagi Kang Riyad, begitu beliau disapa, mengajar dan menyampaikan kajian dengan cara lembut, santun dan lucu.

Setiap kali pulang kajian saya akan berkata pada diri saya sendiri 'Alhamdulillah untung hari ini datang ke kajian, coba kalo tidak wuihh rugi bandar, mau nyari dimana lagi materi kayak gini'. Seperti kajian edisi Senin 17 April 2017 yang mengambil tema:

Sebaik2 doa adalah permintaan yg Allah minta kepada kita.

Kita sebagai manusia tentu hidup kita tak akan jauh-jauh dari yang namanya ujian. Dan sebagai hamba Allah tentu kita teramat butuh sekali kepadaNya. Allah Yang Maha Penyayang telah memberi kita senjata terampuh yaitu doa. Dengan doa itu kita membangun hubungan dengan Allah dan meminta apapun dariNya.

Yang menjadi masalah adalah kadang-kadang kita merasa doa kita tak kunjung dikabulkan padahal sudah berdoa berulang-ulang, bertaqwa dan, melakukan aneka macam amalan sholeh. Di kajian edisi ini kang Riyad menjelaskan mungkin ada yang perlu dibetulkan dalam cara kita berdoa. Tips jitunya adalah mintalah kepada Allah apa yang Allah minta dari kita. Ini salah satu kunci doa yang mustajab.

Jangan hanya minta kaya, lulus, jodoh bla bla bla.. tapi cobalah katakan pada Allah bahwa bila doa kita dikabulkan akan sangat bermanfaat bukan hanya utk diri sendiri tapi juga orang lain. Masukkan juga visi akhirat dalam doa2 kita.  Contohnya nih:

Mohonlah pada Allah utk bisa birul walidain, berbuat baik pada orangtua.
Minta dijadikan istri sholehah atau suami sholeh bagi yang berharap jodoh.
Mintalah bisa taat pada suami, nanti bisa milih surga dr pintu manapun
Jgn minta harta, mintalah dijadikan ahli sedekah, maka otomatis hartanya bertambah-tambah.
Jangan cuma minta kaya tapi mintalah jd bermanfaat bagi banyak orang. Doakan orang lain agar dibanyakkan rezeki melalui tangan kita. Maka kaya itu otomatis
Mintalah jd ahli tahajud, Allah yang tanggung jawab soal kenaikan derajat kita. Kenaikan derajat bisa menyangkut hal apa saja misalnya karir, pendidikan, harta dan sebagainya.
Mintàlah dijadikan ahli zikir dan hati yg khusyuk, Allah pasti memberi ketenteraman karena sejatinya nikmat yang terindah adalah ketentaraman jiwa

Para nabi dan rasul selalu meminta yang bisa membawa keselamatan di dunia dan akhirat. Nabi Sulaiman alaihisalam berdoa agar dirinya dijadikan ahli syukur. Lihatlah beliau dijadikan oleh  Allah sebagai orang terkaya di dunia

Berdoalah apa-apa yangg Allah perintahkan kita dan kita bisa melakukannya karena dibalik setiap perintah Allah pasti ada kebaikan bagi kita